RSS

ASG DALAM PEDOMAN KHARISMATIK

03 Sep

Apa yang disebut dengan Ajaran Sosial Gereja, tidak hanya dapat ditemukan dalam dokumen atau ajaran yang secara tegas membahas tema itu. Sebaliknya, Ajaran Sosial Gereja, merupakan ajaran yang selalu merasuk dalam setiap dokumen atau ajaran para Bapa Gereja. Berikut ini contoh Ajaran Sosial Gereja yang dapat kita temukan dalam pedoman tentang kharismatik.

Pedoman Pembaharuan Karismatik Katolik Indonesia, 1995, artikel 56-57: secara tegas menyebutkan kaitan antara gerakan karismatik dan keterlibatan sosial.

“….SALAH SATU PETUNJUK YANG DAPAT MEMBANTU KITA UNTUK MENGETAHUI SEJAUH MANAKAH KITA DIDORONG OLEH ROH SEJATI, ADALAH DENGAN MEMERIKSA, BAGAIMANAKAH KITA BERSIKAP KEPADA KEPENTINGAN UMAT DAN MASYARAKAT YANG LEBIH LUAS….”

Tuntutan untuk kita: mengintegrasikan antara doa dan bhakti-sosial

BERIKUT INI CUPLIKAN PEDOMAN PEMBAHARUAN KARISMATIK KATOLIK INDONESIA, 1995

56. Arah yang seyogyanya kita tuju adalah saling mem¬bantu agar Roh Kudus sungguh memenuhi hidup kita. Salah satu petunjuk yang dapat membantu kita untuk mengetahui sejauh manakah kita didorong oleh Roh Sejati, adalah dengan memeriksa, bagaimanakah kita bersikap kepada kepentingan umat dan masyarakat yang lebih lugs. Dalam proses itu, pem¬baruan iman kepada Roh Kudus perlu semakin disambung¬rasakan dengan segi profetik iman yang lebih menyeluruh: baik menyangkut segi hidup batin perseorangan dan kelompok mau¬pun segi penyelamatan seluruh umat manusia, rohaniah dan jasmaniah. Kita perlu lagi dan lagi menyediakan diri untuk ber¬gabung dengan seluruh dinamika Gereja yang sejak awal sampai sekarang senantiasa mau menggabungkan doa dengan perbuatan sosial. Kita menyaksikan bagaimana umat Gereja Perdana yang amat menyadari kehadiran dan karya Roh Kudus itu bertekun dalam ajaran para Rasul dan saling membagi harta.

57. Oleh karena itu, kita perlu bersyukur bahwa banyak peserta Pembaruan Karismatik Katolik yang semakin mampu mengintegrasikan doa dan bakti-sosial. Sementara itu, Pem¬baruan Kurismatik Katolik dapat menolong Gereja untuk mem¬beri isi rohani kepada kegiatan-kegiatan sosial. Dalam hal ini baiklah membuka diri terhadap teladan baik dari para Pemimpin Gereja, yang semakin melihat bahwa iman katolik mendesak kita untuk mendahulukan saudara-saudari yang berkesusahan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 3, 2008 in DOK AJARAN SOSIAL GEREJA, KHARISMATIK

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: